Posts‎ > ‎

Chandra Kusuma Work Experience (CKWE) 2015 Testimonials

posted Mar 20, 2016, 8:11 PM by Harry Kurniawan   [ updated May 15, 2016, 9:24 PM ]
Pernahkan anda berpikir bahwa tingginya tingkat pengangguran di Indonesia saat ini salah satunya dipengaruhi oleh kurangnya pengalaman kerja atau pengenalan akan dunia kerja dikalangan pelamar kerja pemula (fresh graduated)? Apa yang harus dilakukan untuk mengatasi masalah ini? Apa yang sebaiknya dilakukan oleh sekolah sebagai institusi awal yang melahirkan para pelamar kerja pemula ini?
Sekolah Chandra Kusuma sebagai sekolah yang merasa bertanggung jawab untuk melahirkan generasi muda Indonesia yang mampu bertahan dan bersaing di dunia kerja, telah lama mengadakan Program Chandra Kusuma Work Experience atau lebih sering dikenal dengan CKWE.

CKWE ini adalah program yang ditujukan bagi siswa-siswa Secondary 5. Di CKWE ini mereka harus melalui semua tahapan proses yang biasanya dilakukan oleh para pelamar kerja. Mulai dari mengirimkan lamaran ke perusahaan yang terdiri dari CV, surat lamaran dan dokumen-dokumen pendukung lainnya. Setelah itu mereka juga akan mengikuti interview dengan perusahaan tempat mereka melamar secara langsung.

Setelah lulus interview mereka akan mulai bekerja di perusahaan tersebut selama 2 minggu. Posisi yang mereka tempati bermacam-macam sesuai dengan posisi awal yang mereka lamarkan.
Perusahaan-perusahaan yang bekerjasama dengan kami dalam pelaksanaan CKWE 2015 ini antara lain : Cambridge School of English (CaSE), Mieko Art School, Inspire Performing Arts Centre (IPAC), Rumah Sakit Imelda Pekerja Indonesia, The Tiara Hotel, Bank Artha Graha dan PT. Inter Pan Pasifik Futures.

Tentunya ada banyak suka dan duka yang terjadi selama masa kerja mereka di perusahaan-perusahaan tersebut. Seperti yang dikatakan oleh Richard Halim, salah satu peserta yang magang di The Tiara Hotel, “CKWE ini merubah diri saya menjadi orang yang lebih baik, biasanya kerja saya hanya menyuruh-nyuruh orang tetapi sekarang saya mengetahui bagaimana rasanya disuruh-suruh orang”.
Lain lagi dengan Drake Auryn Tanwi, peserta yang magang di IPAC, menurutnya :”Bekerja di IPAC membantunya untuk lebih mudah bersosialisasi dan beradaptasi serta menjadi lebih artistik”.

Felecia Christin yang magang di PT. Inter Pan Pasifik Futures mengatakan bahwa “Pada awalnya, saya merasa sangat gugup sampai kaki saya gemetaran dan muka dibasahi oleh keringat”. Siswa lainnya, Hans Hewitt Vigo, berpendapat bahwa “CKWE adalah kegiatan yang wajib diadakan oleh seluruh sekolah. CKWE memberikan kepada siswa suasana bekerja dengan orang lain. Dimulai dari mengirimkan lamaran kerja, CV, interview serta diperlakukan seperti rekan kerja oleh orang-orang di lingkungan kerja sangatlah realistis sehingga dapat menambah wawasan dan pengalaman kerja. CKWE telah berhasil dengan misinya untuk memberikan suatu suasana pembelajaran baru untuk siswa-siswa di luar dari kurikulum pembelajaran biasa”.

Selain membantu para siswa, program CKWE ini juga dapat membantu pihak perusahaan yang menyediakan tempat magang bagi mereka. Mieko Art School, salah satu perusahaan tempat magang siswa, mengatakan “Kita merasa terbantu sekaligus bisa menjadi ajang untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman”. Begitu juga halnya dengan Cambridge School of English (CaSE), menurut mereka “Program Sekolah Chandra Kusuma ini sangat baik karena memperhatikan bagaimana murid tersebut menghadapi situasi bekerja di masa depan dan mengenal bagaimana kondisi di lapangan pekerjaan yang sesungguhnya. Kami juga merasa murid yang diberikan ke perusahaan kami berkelakuan baik dan mempunyai keinginan untuk belajar yang besar”.

Terima kasih kepada semua perusahaan yang telah bekerjasama dengan kami dalam mengadakan program CKWE ini. Semoga pengalaman yang telah siswa-siswa ini dapatkan selama mengikuti program CKWE dapat menambah wawasan serta berguna untuk masa depan mereka kelak.

shotlink: https://goo.gl/v3nIn8


Comments