Posts‎ > ‎

Selamat Datang kepada 'Si Gokong', “siswa terbaru” dari Chandra Kusuma School

posted May 19, 2015, 7:03 AM by Harry Kurniawan


Karena dana yang disumbangkan oleh siswa dan guru Chandra Kusuma School, kami baru mengadopsikan 'seorang' bayi orangutan Sumatera, yang sedang dirawat di SOCP, sebuah pusat penyelamatan di Sumatera, untuk membantu mereka memberi makanan, dan melakukan perawatan dan perlindungan terhadap orangutan.

'Gokong Puntung' adalah orangutan Sumatera jantan berusia 3 tahun, dari Aceh, yang menjadi yatim piatu saat dia dibawa pergi dari ibunya. Dia kemudian dijual kepada seorang pekerja perkebunan kelapa sawit untuk disimpan sebagai hewan peliharaan.
Karena di Indonesia ilegal untuk memelihara, membunuh, atau menangkap orangutan, masyarakat setempat melaporkan pekerja tersebut, dan Gokong kemudian diselamatkan oleh BKSDA (Badan Konservasi Sumber Daya Alam), SOCP ('Sumatran Orangutan Conservation Programme'), dan pihak kepolisian Indonesia. Dia dibawa ke pusat penyelamatan SOCP Batu Mbelin, Sibolangit, Sumatera Utara. Pada saat itu, dia sangat kecil, lemah, dan kekurangan gizi, tetapi dengan bantuan dokter hewan dan perawat SOCP, Gokong sekarang menjadi orangutan yang sehat.

Masalahnya adalah, bayi orangutan benar-benar membutuhkan ibu mereka. Di alam liar, mereka biasanya tinggal bersama ibu mereka selama 8 tahun, sementara ibu mengajarkan segalanya secara perlahan dan mengembangkan yang mereka perlu tahu tentang hidup di hutan; bagaimana untuk mendaki dan berjalan melalui pohon-pohon, bagaimana membangun sarang tidur, bagaimana mengidentifikasi mana makanan yang baik dan hal-hal yang berbahaya untuk dimakan, bagaimana mencari serangga untuk dimakan dan menggunakan alat-alat sederhana, dan bagaimana mengetahui makhluk yang berbahaya, seperti ular.

Gokong, sayangnya, tidak sempat mempunyai waktu itu dengan ibunya, karena mereka berpisah ketika ia kecil, sehingga pemahamannya tentang bagaimana hidup di hutan sangat terbatas. Sekarang anggota SOCP menjaga Si Gokong, dan ketika ia lebih tua, jika mereka percaya dia akan mampu mempelajari keterampilan yang diperlukan untuk melindungi dan memberi makan dirinya sendiri, dia mungkin akan dilepaskan ke hutan lindung di Sumatera Utara atau Aceh.Sampai saat itu, SOCP bergantung pada sumbangan dari orang-orang yang peduli untuk melanjutkan pekerjaan mereka.

Gokong juga tidak sendirian di pusat penyelamatan. Ada puluhan bayi orangutan yatim dan orangutan dewasa, beberapa di antaranya mungkin tidak akan pernah dilepaskan ke hutan karena mereka tidak akan bertahan di dalam habitatnya. Oleh karena itu, dukungan kami tidak akan berhenti pada Gokong dan kami sedang mengumpulkan uang untuk mengadopsi 'seorang orangutan gadis' bernama Seroja, yang juga dirawat di SOCP.

Dengan perawatan dan sumbangan kecil, kita dapat membantu staf di SOCP memberi makanan, obat-obatan dan tempat tinggal yang dibutuhkan kepada Seroja, Gokong, dan teman-teman mereka, dan mungkin, suatu hari, akan ada satu kesempatan untuk kehidupan yang bebas di hutan alam.

Silahkan hubungi lobi CKS 6616765 atau Mr Andy Short - 08786 8844541 jika Anda ingin melakukan sumbangan.

Comments